ReraNews.id, Kabupaten Bima – Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EK LMND) Kabupaten Bima menggelar diskusi publik di Coffee Garden Raba Kodo pada Selasa, 14 April 2026.
Dengan mengangkat tema “Pendidikan untuk Siapa? Menakar Arah Kebijakan Bupati Bima”, organisasi mahasiswa ini membedah secara kritis kondisi pendidikan di daerah yang dinilai masih jauh dari harapan.
Dalam forum tersebut, EK LMND Kabupaten Bima menyoroti rendahnya angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bima yang saat ini berada di urutan kedua terendah dari sepuluh kota dan kabupaten di Nusa Tenggara Barat.
Salah satu indikator utama keterpurukan ini adalah rendahnya kualitas pendidikan, yang dianggap sangat ironis mengingat Kabupaten Bima sebenarnya memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang melimpah jika dibandingkan dengan daerah lain di NTB.
Menyikapi hal itu, EK LMND Kabupaten Bima mendorong pemerintah daerah untuk segera melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur pendidikan hingga ke pelosok terpencil agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan optimal bagi seluruh masyarakat.
Selain masalah fisik, organisasi ini juga menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap tenaga pendidik guna meningkatkan mutu serta kualitas lulusan secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, di tengah pesatnya perkembangan zaman, EK LMND juga mendesak agar arah kebijakan Bupati Bima mulai memprioritaskan pendidikan berbasis teknologi.
Langkah ini dianggap krusial agar kualitas pendidikan di Kabupaten Bima bisa naik kelas dan tidak lagi tertinggal dalam persaingan regional.
Editor: ReraNews.id















Leave a Reply