Foto: Iran Military.en/Instagram
reraNews.id, Teheran – Iran kembali menunjukkan kekuatan militernya dengan meluncurkan serangkaian rudal canggih dalam gelombang ke-22 Operasi “Janji Sejati 4”. Operasi ini dilakukan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebagai bagian dari kampanye militer berkelanjutan yang menargetkan posisi yang diklaim terkait Israel dan Amerika Serikat.
Menurut pernyataan resmi IRGC, serangan dilakukan pada Jumat sore dengan sandi operasi “Ya Hossein ibn Ali (AS)”, menandai eskalasi baru dalam konflik regional. Iran merilis rekaman peluncuran rudal dari pangkalan bawah tanah dan peluncur mobile.
Rudal Generasi Baru yang Diluncurkan
Dalam gelombang ini, Iran menampilkan beberapa rudal strategis:
- Khorramshahr‑4 / Kheibar – Rudal balistik jarak menengah dengan jangkauan sekitar 2.000 km dan hulu ledak 1.500 kg, dirancang untuk menembus sistem pertahanan udara modern.
- Kheibar‑Shekan – Rudal berbahan bakar padat dengan akurasi tinggi untuk serangan presisi terhadap target militer.
- Fattah – Rudal hipersonik yang mampu bermanuver di fase terminal sehingga sulit dicegat.
Ketiga rudal tersebut diluncurkan secara simultan, menandai eskalasi serius dalam operasi yang disebut Iran sebagai “jantung wilayah pendudukan”.
Tujuan Serangan
IRGC menyatakan bahwa sasaran serangan mencakup fasilitas militer Israel, pangkalan yang terkait dengan pasukan AS di kawasan, serta titik-titik strategis di wilayah Israel dan sekitarnya. Serangan ini merupakan bagian dari rangkaian operasi militer berlapis yang telah berlangsung puluhan gelombang sejak awal kampanye.
Konteks Operasi
Operasi “Janji Sejati 4” merupakan respons Iran terhadap serangan sebelumnya oleh pasukan AS dan Israel di wilayah Iran. Menurut para analis, peluncuran gelombang ke-22 menunjukkan kemampuan Iran dalam memproduksi rudal canggih yang dapat menembus sistem pertahanan udara modern.
Dengan peluncuran ini, Iran menegaskan posisinya sebagai kekuatan regional yang mampu melakukan serangan strategis presisi tinggi, sekaligus meningkatkan ketegangan di Timur Tengah.
Editor: reraNews.id














Leave a Reply