Foto: Iran Military Monitor/X
reraNews.id, Teheran – Majelis Pakar Republik Islam Iran secara resmi memilih Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru. Pemilihan tersebut dilakukan melalui sidang lembaga ulama negara yang memiliki kewenangan konstitusional untuk menentukan pemimpin tertinggi Republik Islam.
Majelis Pakar Iran (Assembly of Experts) merupakan lembaga yang terdiri dari 88 ulama yang dipilih melalui pemilihan umum di Iran. Berdasarkan Konstitusi Republik Islam Iran, lembaga ini bertugas memilih, mengawasi, serta dapat memberhentikan Pemimpin Tertinggi apabila diperlukan.
Proses pemilihan dilakukan dalam sidang tertutup Majelis Pakar setelah wafatnya pemimpin tertinggi sebelumnya, Ayatollah Ali Khamenei. Sesuai ketentuan konstitusi, sebelum pemimpin baru ditetapkan, pemerintahan Iran sempat dijalankan oleh dewan kepemimpinan sementara yang terdiri dari Presiden Iran, Ketua Kehakiman, dan perwakilan Dewan Penjaga.
Dalam pemungutan suara di Majelis Pakar, Mojtaba Khamenei memperoleh dukungan mayoritas anggota sehingga ditetapkan sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang ketiga sejak berdirinya Republik Islam Iran pada 1979.
Setelah penetapan tersebut, sejumlah pejabat tinggi Iran menyerukan persatuan nasional dan menegaskan dukungan terhadap kepemimpinan baru negara. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) serta institusi militer Iran juga menyampaikan pernyataan dukungan terhadap keputusan Majelis Pakar.
Pemimpin Tertinggi Iran merupakan jabatan tertinggi dalam struktur politik Republik Islam Iran. Pemegang jabatan ini memiliki kewenangan luas, termasuk sebagai panglima tertinggi angkatan bersenjata, penentu arah kebijakan strategis negara, serta pengawas lembaga-lembaga utama pemerintahan.
Editor: reraNews.id

















Leave a Reply