Ketua LMND Kota Mataram
reraNews.id, Mataram – Ketua LMND Kota Mataram, Ahmad Julfikar, menyoroti dugaan praktik penipuan yang terjadi di Kabupaten Bima dengan modus menjanjikan pengurusan dapur MBG sampai berjalan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, seorang oknum berinisial M.A diduga menjanjikan kepada sejumlah pihak untuk membantu pengurusan dapur MBG sampai berjalan. Dalam proses tersebut, korban diminta menyerahkan sejumlah uang dengan dalih biaya pengurusan.
Diduga, dari tiga dapur MBG yang dijanjikan untuk diurus sampai berjalan, total kerugian yang dialami korban mencapai hampir Rp700 juta. Namun hingga saat ini, dapur yang dijanjikan tersebut tidak kunjung terealisasi sebagaimana yang dijanjikan sebelumnya.
Ahmad Julfikar menilai bahwa apabila dugaan ini benar, maka tindakan tersebut merupakan praktik yang merugikan masyarakat dan tidak boleh dibiarkan.
Ia juga meminta instansi terkait untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG, karena masih marak terjadi penipuan dengan iming-iming akan dibantu mengurus dapur MBG sampai berjalan.
“Saya harap instansi terkait perlu melakukan evaluasi kembali terhadap program MBG ini, karena masih marak terjadi penipuan di Kabupaten Bima dengan iming-iming akan dibantu mengurus dapur MBG sampai berjalan,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap pihak yang menjanjikan pengurusan program tertentu dengan meminta sejumlah uang tanpa mekanisme yang jelas dan transparan.
Editor: reraNews.id

















Leave a Reply