Advertisement

Aliansi Mahasiswa FST UIN Alauddin Gelar Aksi: Tuntut Keadilan Buruh dan Pendidikan

ReraNews.id, Makassar – Pada Jumat, 1 Mei, bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Aliansi Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar menggelar aksi sebagai bentuk refleksi sekaligus perlawanan terhadap kondisi sosial yang kian memprihatinkan.

Aksi ini mengusung grand isu: “May Day–Hardiknas: Upah Diperas, Pendidikan Dirampas.”

Momentum May Day yang berdekatan dengan Hari Pendidikan Nasional tidak dimaknai sebagai seremoni belaka. Sebaliknya, ini menjadi pengingat bahwa negara belum sepenuhnya hadir dalam menjamin keadilan bagi buruh serta hak atas pendidikan yang merata.

Di tengah realitas saat ini, buruh masih dihadapkan pada:

  • Ketidakpastian kerja
  • Upah yang tidak layak
  • Lemahnya perlindungan tenaga kerja

Sementara itu, sektor pendidikan justru semakin:

  • Mahal
  • Timpang
  • Cenderung dikomersialisasi

Aliansi menilai bahwa eksploitasi buruh dan privatisasi pendidikan bukan hanya mengancam kesejahteraan saat ini, tetapi juga masa depan bangsa. Oleh karena itu, aksi ini menjadi bentuk tekanan terhadap negara agar melahirkan kebijakan yang benar-benar berpihak pada rakyat.

Tuntutan Aksi

Dalam aksi tersebut, Aliansi Mahasiswa FST UIN Alauddin Makassar menyampaikan tujuh tuntutan utama:

  1. Pengakuan pekerja gig sebagai pekerja formal yang berhak atas jaminan sosial, perlindungan kerja, dan kebebasan berserikat.
  2. Penetapan upah layak berbasis biaya hidup riil, dievaluasi secara berkala, dan berlaku bagi seluruh pekerja tanpa pengecualian.
  3. Pemerataan fasilitas pendidikan serta realisasi pendidikan gratis bagi seluruh rakyat.
  4. Pengembalian dan optimalisasi anggaran pendidikan sesuai amanat konstitusi.
  5. Peningkatan kesejahteraan guru honorer yang selama ini terabaikan.
  6. Penolakan terhadap komersialisasi pendidikan di Indonesia.
  7. Pemberantasan nepotisme dalam penyaluran beasiswa KIP-K.

Penegasan Sikap

Melalui aksi ini, Aliansi Mahasiswa FST UIN Alauddin Makassar menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu-isu kerakyatan.

Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperjuangkan keadilan sosial, baik di sektor ketenagakerjaan maupun pendidikan.

Editor: ReraNews.id

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *