ReraNews.id, Kabupaten Bima – Warga Desa Teta, Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima, patungan memperbaiki sejumlah titik jalan rusak secara swadaya. Mereka mengumpulkan dana untuk membeli material dan mengerjakan perbaikan secara gotong royong.
Kepala Desa Teta, Muamar Ziaudin, mengatakan langkah itu dilakukan karena sejumlah titik jalan dinilai mendesak untuk ditangani agar tetap dapat dilalui masyarakat.
“Warga mengumpulkan uang untuk membeli material. Pengerjaannya dilakukan secara gotong royong,” kata Muamar.
Menurut dia, terdapat tiga titik jalan yang menjadi perhatian warga. Dua titik telah diperbaiki dengan pengaspalan, sedangkan satu titik lainnya sementara ditimbun menggunakan tanah dan kerikil.
Salah satu titik berada di kawasan tanjakan dengan panjang sekitar 30-40 meter. Muamar menyebut kerusakan pada lokasi tersebut berkaitan dengan patahan dan pergerakan tanah.
Ruas itu, kata dia, sebelumnya pernah diperbaiki. Namun, kerusakan kembali terjadi sehingga warga kembali melakukan perbaikan secara swadaya.
Upaya serupa telah beberapa kali dilakukan. Sebelum menggunakan aspal, warga sempat memperbaiki ruas tersebut menggunakan semen. Namun, perbaikan itu tidak bertahan lama.
Untuk penanganan terbaru, warga kembali mengumpulkan dana secara patungan. Material dibeli menggunakan uang yang dihimpun dari masyarakat, sedangkan pengerjaan dilakukan bersama-sama.
Muamar mengatakan ruas jalan di Desa Teta terakhir mendapat pengaspalan sekitar 2015. Pemerintah Desa Teta juga telah beberapa kali menyampaikan kondisi jalan tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Bima melalui surat dan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum.
Meski demikian, sejumlah titik masih membutuhkan penanganan. Perbaikan swadaya akhirnya dilakukan warga untuk menjaga akses tetap dapat digunakan.
Persoalan paling berat berada pada titik yang mengalami patahan dan pergerakan tanah. Kondisi tersebut membuat pengaspalan saja belum menyelesaikan sumber kerusakan.
Untuk sementara, warga memilih turun tangan dengan dana dan tenaga sendiri. Perbaikan itu menjadi cara mereka menjaga akses jalan tetap berfungsi ketika sejumlah titik masih menunggu penanganan lebih lanjut.
Editor: ReraNews.id

















Leave a Reply