Suasana Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di lingkungan Kekalik, Kota Mataram, pada tahun 2026 menghadirkan gambaran nyata tentang kuatnya nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Kegiatan pemotongan hewan kurban yang dilaksanakan di sekitar area masjid dan jalan lingkungan setempat tidak hanya menjadi bagian dari ibadah tahunan, tetapi juga mencerminkan eratnya hubungan sosial antarwarga.
Sejak pagi hari, masyarakat telah berkumpul untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban. Warga dari berbagai kalangan tampak bekerja bersama di bawah tenda yang dipasang di area lingkungan. Ada yang membantu memotong daging, memilah bagian kurban, hingga mengemasnya untuk dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima.
Menurut saya, kegiatan seperti ini memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar tradisi tahunan. Di tengah kehidupan modern yang semakin sibuk dan individualis, semangat gotong royong yang terlihat dalam pelaksanaan kurban di Kekalik menjadi contoh penting bahwa nilai kebersamaan masih tetap hidup di tengah masyarakat.
Pelaksanaan kurban juga menunjukkan bagaimana masyarakat mampu bekerja sama dengan tertib dan terorganisasi. Setiap warga mengambil peran sesuai kemampuan masing-masing sehingga seluruh proses berjalan lancar meskipun dilakukan di lingkungan permukiman dengan memanfaatkan jalan sekitar masjid sebagai lokasi kegiatan. Kehadiran tenda dan pembagian tugas yang jelas membuat suasana tetap nyaman meski cuaca siang cukup terik.
Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan kurban memiliki nilai sosial yang sangat kuat. Pembagian daging kepada masyarakat menjadi simbol kepedulian dan rasa saling berbagi antar sesama. Hal ini memperlihatkan bahwa Iduladha bukan hanya tentang ritual keagamaan, tetapi juga momentum mempererat solidaritas sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Kebersamaan yang terlihat selama proses pemotongan hewan kurban di Kekalik menjadi potret nyata kekompakan warga dalam menjaga tradisi positif yang diwariskan secara turun-temurun. Semangat saling membantu, bekerja bersama, dan berbagi kepada sesama menjadi nilai penting yang patut dipertahankan, terutama di tengah perkembangan zaman yang terus berubah.
Melalui kegiatan kurban ini, masyarakat Kekalik Mataram kembali membuktikan bahwa kebersamaan dan gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam membangun hubungan sosial yang harmonis di lingkungan sekitar.
Penulis: Devina Fasya Khalifah
Mahasiswa Muhammadiyah Mataram
Editor: ReraNews.id

















Leave a Reply